Toko Mainan, Jual Mainan Anak, Mainan Kayu, Grosir Mainan Edukatif, Supplier Mainan Anak, Distributor Mainan, Mainan Edukasi, Pusat Grosir, Reseller Mainan, Mainan Bayi, Mainan Online, Toko Online
  • STATUE OF LIBERTY 3D PUZZLE (C080h)
  • NEUSCHWANSTEIN CASTLE 3D PUZZLE (MC062h)
  • EIFFEL TOWER 3D PUZZLE (MC091h)
  • WRC Series (C037H) (SW070)
  • Empire State Building (MC048H)
  • Capitol (MC074H)
  • Himeji-Jo (MC099H)
  • Hungarian Parliament Building (MC111H)
Product Scroller
Search
Search:
Categories
Others
SiteLock
News
26 Januari 2015
Pilih Vitamin Anak
Akhir-akhir ini, media massa gencar menayangkan aneka vitamin untuk anak. Bagaimana memilihnya? detail

26 Januari 2015
Anak Suka Membenturkan Kepala
Kebiasaan membentur-benturkan kepala umum dilakukan bayi dan batita. detail

26 Januari 2015
Bayi Belajar Kenali Benda
Pada tahun kedua, bayi masih belum bisa melihat dunia di sekitarnya secara menyeluruh. detail

» index berita
Testimonial
budi setiawati
pesanannya sudah nyampe, tepat waktu. packing annnya juga bagus> jadi barang ga penyok penyok. tks yaaa...

bundae wafi
seneng bisa pesen mainan buat anak di MAE barang n pengiriman memuaskan apalagi ngasih informasi ma jawab pertanyaan2 sabar banget.....g nyesel deh....thax buanyaaak buat MAE...

BHiMo
pesanannya udah sampai, barangnya bagus dan memuaskan., anak saya sampe girang., terimakasih MAE

» isi testimonial
» lihat testimonial

News

Agar IQ Anak Tidak Jongkok

24 Agustus 2011

Anda memiliki anak dengan permukaan lidah halus tanpa papil (bintik-bintik) atau kuku jari tangannya pecah-pecah dan berbentuk seperti sendok? Waspadalah, kondisi seperti itu merupakan gejala anemia defisiensi besi. Apalagi jika wajahnya tampak pucat, kondisi tubuhnya lemah, dan mudah lelah, komplet sudah gejala anemia kekurangan zat besi yang menyerang tubuhnya.
"Anemia defisiensi besi merupakan jenis anemia yang paling sering dijumpai," kata Profesor Djajadiman Gatot, dokter spesialis anak, dalam seminar bertajuk Action for Iron Deficiency Anemia di Jakarta dua pekan lalu. Ketua Satuan Tugas Anemia Defisiensi Besi Ikatan Dokter Anak Indonesia ini meminta masalah anemia tak dianggap enteng. Bila kondisi seperti itu dialami seorang anak sampai lebih dari dua tahun, kecerdasan si anak akan berkurang atau malah ber-IQ jongkok. "Jangan berharap IQ mereka lebih dari 100, paling tinggi 90-an," kata Djajadiman, "Pagi diajari, sore lupa!"
Anemia adalah berkurangnya kadar hemoglobin, unsur penting dalam sel darah merah yang berfungsi mengikat oksigen, di bawah nilai normal sesuai dengan usianya. Menurut Badan Kesehatan Dunia (WHO), kondisi anemia terjadi pada anak usia 6 bulan-5 tahun jika hemoglobinnya kurang dari 11 gram/desiliter; usia 6-11 tahun, hemoglobinnya kurang dari 11,5 gr/dl; dan usia 12-18 tahun, hemoglobinnya kurang dari 12 gr/dl.
Menilik efek buruk anemia defisiensi besi yang begitu banyak, pemberian zat besi kepada yang membutuhkan harus secepatnya. Jika terlambat dan komplikasi sudah muncul, Djajadiman mengingatkan, bukan mustahil kekurangan zat besi tersebut akan lama sembuh atau malah tak bisa lagi diobati.
Angka kejadian anemia defisiensi besi pada anak di Tanah Air terbilang tinggi. Survei Kesehatan Rumah Tangga 2001 menunjukkan angka kejadian pada anak bawah lima tahun (balita) mencapai 47 persen. Sedangkan Asian Development Bank memperkirakan ada 22 juta anak di Indonesia yang terkena anemia, yang menyebabkan hilangnya angka IQ sebesar 5-15 poin. Prestasi mereka di sekolah pun buruk.
Kekurangan zat besi pada anak bisa disebabkan oleh sejumlah faktor. Antara lain, asupan makanannya memang kurang mengandung zat besi, pertumbuhan saat bayi dan remaja berlangsung cepat, atau lantaran di ususnya bersarang cacing tambang.
Menurut Soedjatmiko, Ketua Divisi Tumbuh Kembang Anak, Departemen Ilmu Kesehatan Anak, Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, makanan yang banyak mengandung besi terutama berasal dari protein hewani, seperti daging, ikan, dan hati. Cuma, dalam kehidupan sehari-hari, anak-anak, yang semestinya membutuhkan zat besi tinggi dari daging merah atau hati, justru dikalahkan oleh orang tuanya. "Biasanya, saat makan, bapaknya yang mendapat jatah daging atau hati lebih besar, sedangkan anak-anaknya mendapat keratan yang lebih kecil," katanya.
Untuk menambal kekurangan zat besi pada anak-anak, Direktorat Bina Gizi, Kementerian Kesehatan, membuat terobosan dengan meluncurkan program Taburia pada Januari lalu. Ini adalah makanan berbentuk serbuk yang sudah diperkaya dengan zat gizi. "Taburia mengandung 12 vitamin dan 4 mineral penting, yakni yodium, seng, selenium, dan zat besi," kata Ivonne Kusumaningtyas dari Direktorat Bina Gizi Masyarakat, Kementerian Kesehatan.
Selain praktis, serbuk penuh gizi ini tidak mengubah rasa aroma dan bentuk makan utama yang dikonsumsi balita, seperti nasi atau bubur. Namun Taburia tak boleh dicampur dengan sup, teh, atau susu, karena akan menggumpal. Pencampuran dengan makanan panas juga harus dihindari karena merusak lemak yang melapisi zat besi.
Setelah diujicobakan di Jakarta Utara dan dinilai sukses meningkatkan kadar zat besi bagi balita setempat, kini penggunaan Taburia diperluas ke enam provinsi yang menjadi lokasi proyek Nutrition Improvement Through Community Empowerment atau Perbaikan Gizi Melalui Pemberdayaan Masyarakat. Masing-masing adalah Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, dan Sulawesi Selatan.
Jika balita yang mengkonsumsi Taburia mengalami susah buang air besar dan tinja berwarna hitam karena kandungan zat besi, orang tua tak perlu khawatir. Efek samping itu, kata Ivonne, bisa diatasi dengan minum air putih lebih banyak. 



Baca juga
  » 26 Januari 2015
Pilih Vitamin Anak
Akhir-akhir ini, media massa gencar menayangkan aneka vitamin untuk anak. Bagaimana memilihnya?

  » 26 Januari 2015
Anak Suka Membenturkan Kepala
Kebiasaan membentur-benturkan kepala umum dilakukan bayi dan batita.

  » 26 Januari 2015
Bayi Belajar Kenali Benda
Pada tahun kedua, bayi masih belum bisa melihat dunia di sekitarnya secara menyeluruh.

  » 12 Januari 2015
Hindari Risiko Tenggelam Saat Bayi Mandi
Setiap tahun, lebih dari 50 bayi Amerika usia di bawah setahun tenggelam, biasanya dalam bathtub.

  » 12 Januari 2015
Penyebab Air Liur Bayi Sering Keluar
‘Hujan’ air liur biasanya mulai terjadi ketika anak berusia 4 bulan, yaitu 2 bulan sebelum gigi pertama tumbuh.

Others
Others


Shopping Cart
shopping cart0 item
Information
CS1
maedukatif01
CS2
maedukatif02
Others
Jam Kerja
Senin - Sabtu
08:00 - 17:00

Minggu / Hari Besar
TUTUP
Others
Others
Others
Follow maedukatif on Twitter

© 2011 - 2015 www.mainan-anak-edukatif.com